1. mantan Presiden Soeharto tidak dibunuh, melainkan di "adili" yang sampai ahir hayatnya pengadilannya tidak kunjung selesai, ini terjadi karena bangsa indonesia adalah bangsa pemaaf, karena Tuhan saja Maha Pengampun, masa kita mahluknya tidak mau memafkan,....
2 . Soeharto diturunkan oleh Mahasiswa dan rakyat bersama sama dengan Amien Rais, yang waktu itu mendirikan MAR Majelis Amanat Rakyat, cikal bakal berdirinya Partai Amanat Nasional.
3. Peristiwa 1998 tidak dibantu oleh NATO (sejauh yang penulis tahu) berbeda dengan apa yang terjadi di libya.
itulah beberapa perbedaan yang ada, seandainya muammar khadafi pada waktu permulaan terjadinya pergolakan tidak menggunakan senjata berat kepada para demonstran mungkin tidak akan begini jadinya, mungkin dengan dilakukan penangkapan kepada para demonstran ataupun dialog dapat mencegah terjadinya penyerangan sporadis oleh NATO.
Semoga hal ini dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia khususnya para stake holder maupun petinggi TNI agar apa yang terjadi di libya tidak terjadi di indonesia, mengingat Papua sekarang sedang bergolak, AKU TAK RELA JIKA NUSANTARA KEHILANGAN PAPUA DAN YANG LAINNYA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar